28 Desember
Baru aja pulang dari ibadah tutup tahunnya GMS, hati lagi sukacita, penuh damai sejahtera bentar lagi mau tahun baru, oh senangnya, sangka tak disangka, hati ini tiba-tiba berhenti berdansa
sejenak saat mataku melihat berita dari grup di social media, "Pesawat Air Asia hilang kontak"
.
.
Bingung banget, kenapa ya kok akhir-akhir ini banyak berita yang menyedihkan berkaitan dengan penerbangan, udah kasus MH370, MH17, sekarang QZ8501 (semuanya punya malaysia lagi, hadeh kasihan kali), sedih banget ngelihat wajah orang-orang yang duduk di Juanda, liat live pencarian pesawat dan para korban, mereka menangis tiada henti,berteriak, dan berdoa kepada Tuhan supaya ditemukan dengan selamat, namun apa daya, Tuhan memiliki rencana indah yang lain terhadap ciptaanNya...
Jujur, kejadian tersebut bikin saya dan keluarga cukup takut untuk naik pesawat, nanti kalau terjadi apa-apa gimana dong? aku masih mau menikmati hidup, masih mau ketemu teman-teman, masih mau jalan2 (enak ye ngatur-ngatur).. tapi ada satu hal yang terus menerus timbul di hati untuk menguatkanku "kalau memang bukan jalannya, percayalah, mau diapa-apain juga gak bakal terjadi!" ya, itu terjadi pada 10 orang yang terlambat menaiki pesawat tersebut karena waktu penerbangan yang dimajukan.
Pemazmur Daud berkata "Sekalipun tentara berkemah mengepung aku, tidak takut hatiku; sekalipun timbul peperangan melawan aku, dalam hal itupun aku tetap percaya -Mzm 27:3" selama hal tersebut diluar kendali manusia (mungkin dalam kasus AirAsia ini belum tahu penyebab pastinya, bisa kesalahan pilot/co-pilot atau sinyal dari ATC atau apalah) percaya saja sama Tuhan dan jangan gentar, jangan sampai kejadian seperti ini membuat kita menjadi sasaran empuk si Iblis dengan memberikan kita hati yang selalu khawatir dan cemas, karena terkadang kekhawatiran kita membuat kita tidak lagi berani beriman dan percaya sama Tuhan lho... jangan sampai deh..
Saya berdoa bagi para keluarga yang ditinggalkan ,semoga diberi kekuatan dan ketenangan untuk bisa menghadapi semuanya ini.. T,T, dan juga para pembaca supaya diberi hati yang tidak mudah gentar terombang-ambingkan oleh dunia
Pesan untuk mengingatkan saya dan kita semua, jika kita masih diberi nafas untuk dapat menginjak tahun 2015 ini, always be grateful and humble yourself before God.
"Sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok, Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap. Yakobus 4:14"
Salam Hangat dan selamat tahun baru 2015 cakue-ers... :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar